RyLavEla

hidup kami berdua bagaikan angka 8 yang tak pernah putus dan nyambung trus walau penuh liku liku...


Minggu, 21 Mei 2017

Puisi "Lelah"

Menatap langit yang pekat
Dengan bintang nya yang memikat
Tiba saja indah itu pun di selingi kilat
Dan hujan pun turun dengan lebat
Ada apa dengan mu semesta
Apa yang kita rasakan sama
Nikmati keindahan yang di berikan Nya Walau terkadang senyum di temani air mata

Diposting oleh Ryanquel.blog di 01.10
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda
Langganan: Posting Komentar (Atom)
animasi blog

Arsip Blog

  • ►  2021 (1)
    • ►  Februari (1)
  • ►  2020 (3)
    • ►  November (1)
    • ►  Oktober (2)
  • ►  2019 (4)
    • ►  Mei (3)
    • ►  Januari (1)
  • ▼  2017 (23)
    • ►  Oktober (1)
    • ►  September (1)
    • ►  Juni (2)
    • ▼  Mei (14)
      • Puisi"menghilang"
      • Puisi "pergi"
      • Puisi "Sang Samurai"
      • Puisi "syuram"
      • Puisi "Ingin mu"
      • Puisi "Bahasa Tubuh"
      • Puisi "Relung Hati"
      • Puisi "Jadi nyata"
      • Puisi "Lelah"
      • Puisi "Pagi atau Malam"
      • Puisi "Bosan dirinya"
      • Puisi "Mengais Cintamu"
      • Puisi "Takan bisa"
      • Puisi "Kita"
    • ►  April (5)
  • ►  2016 (16)
    • ►  Agustus (6)
    • ►  Juli (1)
    • ►  Mei (1)
    • ►  April (8)
  • ►  2015 (1)
    • ►  Februari (1)
  • ►  2014 (3)
    • ►  Mei (3)
  • ►  2013 (5)
    • ►  Juli (1)
    • ►  Maret (3)
    • ►  Januari (1)
  • ►  2012 (2)
    • ►  November (1)
    • ►  April (1)
  • ►  2011 (6)
    • ►  November (1)
    • ►  Oktober (3)
    • ►  Agustus (2)

Mengenai Saya

Ryanquel.blog
Lihat profil lengkapku

tak terpisahkan

tak terpisahkan
Tema Tanda Air. Diberdayakan oleh Blogger.