Rabu, 24 Mei 2017

Puisi "Sang Samurai"

Pedang kematian tertancap di hati
Perih sakit yang tak terbayang
Senyum bibir mu semakin menyayat perasaan
Cambukan kehidupan yang kelam
Kurang sadar dirimu
Melihat bintang yang terang dari diriku
Malah Kau cari bintang yang lain yang pasti tak akan terang cahayanya
Jadi Jangan sesali kau tersesat dalam gelapnya alam buataanmu

Kau yang menghunuskan samurai tajam ke hatimu
Pasti semua itu keinginanmu
Hingga dirimu berceceran lumuran darah busuk itu
Sadarmu pula Meminta aku menoleh pertolongan
Sedangkan aku hanya berbisik untuk terakhir kalinya untukmu
Menangis yang keras dan tikam terus menerus samurai itu
Pasti kau menikmati yang telah kau perbuat
semua kisah iblis serta nikmatnya hukuman sejenis nya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar