Waktu yang cepat berlalu
Hentikan indahnya panorama langit malam itu
Yang tersisa hanya ingatan untuk selamanya
Dan rasa resah yang menghantui
Harap ku sinar bintang itu slalu temani
Dengan tatapan yang slalu teduhkan jiwa
Tapi waktu pun menjadi musuh terberat
Tak ada lagi pancaran yang temani sukma ku
Angin pun bersimpati dan coba menghibur gundah ku
Namun hembusan nya memberi suasana semakin kelam
Aku pun tertunduk malu pada alam
Melawan perasaan yang aku tau salah
Melayang dan melambai
hingga tak tergambarkan dengan kata
apa yang telah terjadi padaku
Seketika itu pula jiwa merusuk kembali dalam kesunyian hati yang kekal