Senin, 15 Februari 2021

Cerita Hati pendek "Isyarat sombong"

Cerita Hati pendek "Isyarat sombong"

Sekelompok anak muda memberi isyarat kepada para pembenci nya seolah ia tertindas di hina, di caci, di rendahkan untuk kehidupan yang terdahulu nya yang carut marut tapi isyarat itu seperti buaian kata yang memutar fakta menarik dan unik tentang kisah yang sebenarnya ia tunjukkan akan adanya hubungan kesuksesan nya kini dengan hinaan tempo Doeloe.

"Banyak yang bersimpati "

"Banyak yang memberi semangat "

"Tapi tak banyak yang berbeda"

Mungkin mereka yang mendukung ingin berada di sebelah kanan kesuksesan kolega nya tersebut atau bisa saja hanya sekedar tegur sapa .

Siapa kah aku ? 

Tentunya segala yang memungkinkan pengguna pasti akan melakukan nya.





Selasa, 17 November 2020

Negeri Warna Warni

Negeri Warna Warni

Dari Perkotaan yang sesak dengan pandangan hidup yang berbeda pikir hingga meluas dalam batas pedesaan alam sadar yang menjadi sulit bagi kami para orang yang bersalah memberi hikmah dari apa yang tak dapat  nasib terima

Tapi ini terlihat di negri penuh warna dan penuh suara semua lebih membenarkan yang terbiasa dari menjadi membiasakan yang benar 

Kutipan para pemikir negri ini begitu banyak menjadi dilema di bayang-bayang kemiskinan seolah tak ada yang menjelma menjadi malaikat penolong bak pahlawan kesiangan 

Begitu banyak doa dari seluruh penuh suara menyampaikan kira nya Tuhan beri jawaban dari doa yang katanya ber Tuhan atau Kata kata doa mereka yang tidak yang sedang di rencanakan Tuhan ???

Apa ini sudah takdir dari negri penuh warna?? kesesakan negri ini yang nanti nya akan membungkam suara suara di negri ini mungkin begitu atau juga tidak , hanya bagi yang bisa menerima paham boleh dan bisa mengetahui maksud takdir dari negri yang indah penuh warnanya

 





Selasa, 20 Oktober 2020

Cerita puisi

Lupakan semua yang terjadi kiran 
Luput dahulu dengan semua kisah indah itu
Jangan tampak kan sorot mata mu di pandangan ku
Semua impian itu juga buang dan kuburkan

Semua kisah indah itu lenyap seketika seperti mata melihat silau nya kilat 
Sepersekian detik itu juga rasa impian cinta kasih itu lenyap
Serasa saat langit cerah turun air mata awan

Bukan kisah tentang cinderella ataupun romeo juliet
Tapi kisah yang lebih sederhana dari kehidupan yang keseharian biasa di jumpa
Tapi ini beri nilai yang berarti dari siapa yang memahami
Bukan untuk pembahasan dan pembelajaran hanya memberi pengalaman yang di alami untuk sekedar berbagi kisah kehidupan cinta

Kiran nama nya laki laki paras tampan dengan gaya gaul pada masa itu
Musik lebih di tonjolkan ny padahal fakultas pertanian pendidikan yang di tempuh nya di universitas negri dari negri jambi 

Kiran sama seperti anak kampus lain nya yang pendatang dari daerah lain untuk menemukan kisah masa depannya

Kiran menjadikan kehidupan yang di jalanin nya sebagai modal dalam menjalani kehidupan yang lebih nyata itu selalu ucapan yang sering di bual kan nya
Seorang yang tak bekata tidak jika itu sudah menyangkut hati selalu ia mencapai dan ingin mengkabulkan ny selagi semampu nya jika pun tidak sanggup takkan tercetus kata tidak dari mulut nya

Kiran lebih banyak cerita yang baik dan berakhlak jika semua di ceritakan ini tak kan bisa juga menggambarkan diri nya
Kiran yang untuk cinta nya karina
Kata yang selalu buat aku melayang mendengarnya

Sedangkan aku karina wanita yang lakon di cerita ini yang memberi pengalaman kisah cinta yang berbeda
Aku karina wanita sekampus dengan kiran sekampus tapi beda fakultas
Kalau kata kiran aku wanita yang cuek dan menghayutkan itu seingatku perkataanya
Karina lebih supel tapi ramah juga kulit putih sawo matang asia kekinian yang banyak mengatakan model iklan ya
Karina yang banyak menganggap karina sebagai wanita impian yang beri pesona bawah sadar untuk lelaki

1.Pertemuan.

Kisah pertemuan aku(karina) dengan si dia(kirana) sangat sederhana pertemuan dari sebuah organisasi keagamaan yang menjadi daya tarik lelaki pemantau pasangan dan di saat itu pandangan ku bertemu seketika dan kontak tajam tatapan mata pun terjadi yang menggetarkan dentuman jantung menjadi makin cepat.
Itu yg ku rasakan saat itu dan paling teringgat ku tentang dia

Beberapa hari berlalu aku pun lupa dengan yang memberi andrenalin cinta padaku bahkan nama nya pun aku tak tahu

Hari hari mahasiswa kampus seperti biasa ku lalui hingga waktu nya makan siang yang menggiringku ke tempat istirahat yang tak biasa kami datangi
Aku pun menolak ajakan mereka teman satu gangster girl yang kami ber 4 anggota nya
Bila aku kirana mereka adalah lisa ayu ana
Kami gangster akal sebetun gangster yg kami buat sendiri nama nya
Akal ana kirana ayu lisa
Kembali ke cerita kantin  aku menolak ajakan ketiga anak kucing ini 
Hingga sampai lisa berucap" kirana ayo lah aku ada ingin lihat idaman ku loh "
Ehm pantesan pemaksaan yang wajib hukum nya
Ayu dan ana juga sudah tau ceritanya
Nanti aku cerita sambil jalan kita ke kantin

Oh ternyata lisa melirik lelaki saat acara kerohanian mahasiswa kemarin ..
Padahal aku juga  ada melirik lelaki yang lain tapi aku tak berani tanya sapa yang tau nama nya si doi, takutnya menjadi gosip yang tak berujung ceritanya 

Sesampai di kantin lisa memandang keliling kantin dan tak di lihat nya tanda2 sang doi 
Jadi dia inisiative memilih tempat duduk yg strategis agar pandangan dapat menjangkau ke semua sudut kantin .
Sekitar 15 menit kemudian aku terbatuk karena pandangan ku terkejut si doi ku bukan doi ny lisa muncul tapi aku tak tau siapa doi lisa itu..
Spontan 3 anak kucing knapa karin 
Tersedak jawab ku cepat ..
Dan dia duduk tepat di hadapan ku aku bingung dan salah tingkah 
Lagi lagi 3 anak kucing kenapa kau karina makanan nya gak enak ,pengen berak nya kau, kenapa kayak cacing kepanasan 
Aku langsung cetus aja bosan disini masi lama nunggu si itu kita disini
Sabar lah karin lagian nanti ayu juga di jemput cowok ny di sini juga dia ud buat janji. Ok ok gpp ah lega gak ketauan gelagat ku.
Begitu ayu menoleh ke belakang ternyata ayu menyapa si doi dan si doi langsung menghampiri meja kami
Ternyata si doi teman kecil ayu 
Ayu mengenalkan kami bertiga ke teman nya itu 
Dan di situ lah perkenalan perdana dengan si dia
Suara dan lembut tanganyg masih ku ingat  hingga kini saat di jabat nya tangan ku dan di sebutkan nya namanya kiran
2 anak kucing ana dan lisa spontan wah nama mirip kiran karina weleh2 jangan kalian kakak adik yang tertukar
Wkwkwkkwkwk tertawa mereka namun aku salah tingkah yg membuat aku menumpahkan gelas di depan nya 
Maaf2 aduh koq bisa jatuh 
Yauda gpp dia pun mengabil tisu dari kantong nya dan mengeringkan air yg tumpah itu. Dan dia pergi ke meja ny karna teman ny memanggil .
Yauda ya ayu aku ke sana dulu y lanjut ya .
Tapi pandangan terakhir nya itu seperti beri isyarat pada ku atau aku saja yang gr 

Tiap detik aku nikmati memandang wajah ny curi curi pandang sampai beberapa kali ketahuan aku curi pandang.
Dan dia pun beranjak dri tempat duduk nya dengan teman2 nya yang seketika itu juga sapu tangan nya pun jatuh dan tak ada yg melihat
Setelah mereka tak terlihat aku pun bergegas ke kamar mandi izinku hanya agar aku bisa mengambil sapu tangan itu.
Sapu tangan itu juga aku simpan dalam tas aku tang masih lembab .
Hampir 2 jam kami di kantin dan doi ny lisa pun tak kunjung datang tapi tak kecewaku apa karena aku bertemu kiran.

Kebersamaan kami bertiga lebih erat saat malam minggu katanya 
Bukan katanya tapi karena kami berempat memang belum memiliki gebetan kisah yang romantik cantik antik .

Keseruan ber empat  asyik dengan video drama korea serasa hidup di bayangkan bak film drama korea ketika adegan ciuman yang paling berisik pasti ana sampai-sampai membuat kisah drakor itu jadi basi 
 



Puisi "Biru Langit Oktober"

Oktober cerah langit yang hiasi kiasan 
Suasana haru gambarkan langit di atas kehidupan
Barisan kata tentang semata perjalanan 
Tapi lebih mengenal kan makna tanda penghargaan

Langit oktober ada bermacam warna 
Bukan hanya sekedar ada yang punya
Biar banyak orang yang memiliki kemampuan
Tapi oktober tetap saja cerah di dunia

Kunci harapan yang besar pada latar cerita
Kekuatan yang sudah dilakukan sejak awal
Ketika tiada lagi yang hentikan kebiasaan
Kemudian akhir dari lakon sesuai drama

Mungkin kisah oktober ini hanya dinikmati dengan kata yang sederhana
Cuitan riuh dari hati bahasa cinta
Bukan tragedi bukan sejarah
Mungkin karena waktu masih berpihak

Langit oktober tetap menjadi Sepenggal kisah nyata pemeran utamanya 
Adalah suatu kondisi yang sama dengan rasa
Hingga saat berada pada tanah yang sama
Pandangan langit oktober selalu terindah






Minggu, 19 Mei 2019

Puisi "Nirwana nanti"

Mengharapkan kisah takdir manusia
Tiba hitam bayangan menghilang saja
Percaya rasa  membunuh kata
Hembusan surga rintihan hadiah terindah

Salahkah goresan kisah dalam memori
Kesan kenangan yang tak kau mengerti
Terima kasih harapan dalam jalan cerita ini
Yang akan ku bacakan dalam nirwana nanti

Puisi "Ada kala"

Ada kala seorang anak kecil merajut langkah
Bukan kehebatan ingin di pandang mata
Juga bukan tentang menang dan kalah
Namun hanya sekedar mampu menegakan kepala

Puisi "Peti usang"

Jika hati berada dalam peti usang
Di bilik gelapnya pula terdapat curang
Menggiring sikap saling sikut juga terjangan
Membentuk jiwa untuk melupakan kenangan

Senin, 21 Januari 2019

CeTi (Cerita Hati) 01

Ini cerita di sela kehidupannya
Menuju mimpi yang di harapkan semua wanita

Mimpi itu bukan hanya sekedar khayalan
Namun harapan yang berisi tujuan
Tujuan yang berisi khayalan

Di dasari dri sikap manusiawi wanita yang menginginkan terbaik dari yang terbaik
Pasti semua mengharapkan nya
Kisah nya bukan hanya mimpi disela kehidupan, keinginan sekejab mata serta kebimbangan yang tak bermaksud

Deras memang hujan di luar
Tapi lukisan ini menenangkan hati dari gemuruh suara langit
Bukan cocok tapi ini pertama kali aku bingung tentang hatiku
Sejak saat itu hati ini merasa cerah
Duduk berduaan diujung patah hati ini

Lihatlah bintang di langit telah redup
Tapi tak apa jika bukan kamu
Mau sampai kapan jika tak bisa
Ini bukan tentang kita tapi hati yang telah berubah

Pola kehidupan jelas terlihat dan lantang suaranya terdengar hingga bilik hati ini
Kita harus pisah
Kamu sekarang tau isi hatiku
Jangan hanya tangis mu yang menjawab isi hati ini
Berlalu pergi dan sikap mu pasti akan sadar jua

Sebenarnya aku juga ingin mengatakan sesuatu padamu impian
Maaf dan terima kasih menemani kehidupan dan pernah singgah hati ini
Saat ini mungkin aku dengan terang berkata :
Aku tak ada di hatimu
Ini tak adil bagiku
saat hatiku penuh dan dihiasi indahnya pekat malam semesta ini
Dan itu kamu
Dan aku bukan yang kau mau memberi keinginan dunia hingga
Memberi dunia dalam genggaman

Aku takut  cinta sesat
Aku takut ini terjadi
Aku takut berpisah bersama langit
Aku takut menyalahkan diri

Andai kau katakan ini hanya kesalahpahaman
Andai kau percaya impian
Andai semua ini tak terjadi
Andai  kau ingin kita bahagia

katakan satu inti padaku
Kata sayang dan peduli tidak kenapa jika tak terbalaskan
Aku mungkin paham rela dan ikhlas
Aku pun tau ini mungkin takdir
Apa yang kini akan ku ucapkan
Aku hanya saling percaya dengan TUHAN
Akan kutanam semua disela kehidupanku

Dan sekarang hujan telah menetes
Bila masih bersama itu tak akan mengalir
Dan pelukan ini terasa hambar
Kau memilih menghianati sumpah mu
Hingga semua tak perlu kau jelaskan lagi
Karena alam telah memberitahukan kepadaku

Tapi keyakinan ini akan impian tidak akan tergores sedikit pun dalam memori
Kesan dan kenangan terlalu dalam hingga tak dapat kau mengerti
Sadarku impian dan harapan ini hanya terwujud jika bersama
Kenyataan yang harus aku terima walaupun telah terucapkan
Kenyataan yang memberi  emosi dan gambaran nirwanaku
Harapan pasti akan jalan cerita ini
Terimah kasih Impian
             Dan
Terima kasih Takdir

By: Quel, S

Minggu, 08 Oktober 2017

Puisi `konyol`

diantara awan itu ada sosok mentari
Namun Hujan turun di cerah nya matahari
Konyol betul sikap alam ini
Menambah gemuruh pilu dalam hati

Membirunya langit mampu samarkan ingatan
Inginku nyata ternyata angan
Harapan pekat dari langit sang lawan
Alkisah dunia ini ternyata hanya kiasan

Minggu, 10 September 2017

Puisi "roda"

Aku bingung sikap mu
Seakan beri sinyal untuk terbang jauh
Detik ini batin ku memelas kasihmu
Selang detik berganti roda pun berputar
Nanti kau juga akan sendirinya sadar
Dari Sikap dan tingkah dalam ingatan mu
Dan jangan sesali suasana yang kau sendiri ciptakan akan masa depan mu
Karna hati pun bisa berubah bentuk
Tergantung cetakan kehidupan

Sungguh Tuhan akan beri jalan yang terbaik bagi ku tapi tidak bagimu
Karna yang terjadi nanti nya
Itu karna keinginanmu yang tidak singkron dengan hati kecilmu

Dan aku tidak akan menghapus air matamu kelak
Tapi akan aku tampung di kantong busuk sebagai ucapan terima kasih ku padamu
Atas keberhasilanmu yang mampu menciptakan Hati ini Bisa menjadi tegar dan tak memelas perih kasih mu

Lalu aku bisikan tiba karma akibat perbuatanmu

Rabu, 07 Juni 2017

Puisi "TUHAN pun merayakan"

Dosa dan dendam
Perbuatan diri sendiri
Di dunia yang kejam
Aku merasa sepi

Terbalaskah sifat dia
Kubur sedalam ku tau
Terkekang dalam dunia
Doa dan dosa pun bersatu

Walau kita tak tau pasti
hanya lidah yang berkata
Esok ludah yang menyambut
TUHAN pun Merayakan nikmat dan indah nya hidup ini

Sabtu, 03 Juni 2017

CeTi (Cerita Hati) 02

Rasa kecewa saat kau tau suatu yang pahit
Saat dimana kau anggap Tuhan pun berbohong
Yang slalu kau balut dalam doa jiwa yang suci
Sumpah ku rasa mati

Tunggal terpisahkan takdir dunia
Kecewa yang mengharapkan jawaban
Kini jauh ,dulu dekat sama saja
Hitam nya hanya dapat ku bayang
Bukan semesta yang mengharapkan nya
Tapi pelangi yang  selalu ingin menghilang dari alam

ku percaya terbunuh dan mati
Harapan telah terbuang seketika
Seperti aku tidak akan kau temukan
Yang telah pergi tak akan datang lagi
Jauh atau pun dekat memohon dalam getirnya luka ini

Salah kah hembusan Tuhan
Rintihan yang tak terima batin
Ini kah yang kau inginkan
Anggap ini hadiah terindah buatku
Ucapan yang indah dari iblis berganti peran

Kamis, 25 Mei 2017

Puisi"menghilang"

Selama kau yang menginginkan
Tanpa bicara aku pun kecwa
Percaya atau tidak kau yang kejam
Menghilang dalam sepinya alunan angin

Mungkin kau yang yang pahami
Namun jika waktu nya tiba
Jangan tiba aku yang yang menyamar
Dalam sikap yang kau telah kau perlihat

Puisi "pergi"

Jika memang bunga itu sudah layu
Benamkan saja jauh dalam tanah
Bila kau tak mengerti juga
Pergi tenggelam dalam palungan mariana
Di dasar sana kau pasti bertemu dengan sosok yang tak kau duga
Aneh tapi itu mungkin mau mu
Bawa tengelam bersama kenangan
Menghilang sudah lah ke alam yang itu

Rabu, 24 Mei 2017

Puisi "Sang Samurai"

Pedang kematian tertancap di hati
Perih sakit yang tak terbayang
Senyum bibir mu semakin menyayat perasaan
Cambukan kehidupan yang kelam
Kurang sadar dirimu
Melihat bintang yang terang dari diriku
Malah Kau cari bintang yang lain yang pasti tak akan terang cahayanya
Jadi Jangan sesali kau tersesat dalam gelapnya alam buataanmu

Kau yang menghunuskan samurai tajam ke hatimu
Pasti semua itu keinginanmu
Hingga dirimu berceceran lumuran darah busuk itu
Sadarmu pula Meminta aku menoleh pertolongan
Sedangkan aku hanya berbisik untuk terakhir kalinya untukmu
Menangis yang keras dan tikam terus menerus samurai itu
Pasti kau menikmati yang telah kau perbuat
semua kisah iblis serta nikmatnya hukuman sejenis nya

Selasa, 23 Mei 2017

Puisi "syuram"

Tingkah, sikap dan gerak tubuh yang beda
Bungkam hati yang dulu kau percayakan
Kini jiwa ku pun membenci bayangmu
Di runduh kenangan yang beda terdahulu

Kau telah berbeda
Dengan prinsip yang beda pula
Kau pun tak mengenal diriku, hingga
Bunga yang gugur tak bisa mekar kembali
Kenangan indah yang dulu kau kubur lagi

Pastiku ada jalan nyata wujudkan mimpi jika kau emang bukan jodoh impian ku

Puisi "Ingin mu"

Aku tak melihat bintang yang dahulu itu
Kini pandangan ku memudar salahmu
Jika kau bertanya mengapa, telusuri palung hatimu
Kalau tidak kau makan saja rumput di atas seng rumah mu
Nikmati suasana yang kau ciptakan sendiri
Entah kau sengaja atau apalah
Aku pun tak peduli sekarang dan seterusnya
Karena pasti dirimu yang memohon keadaan nyata hari ini

Puisi "Bahasa Tubuh"

Gimik yang tak pernah ku liat
Cara mu coba beritahukan aku
Karna Sang langit tak cerah lagi
Sinar biru nya sudah mendung jadi pekat

Harusnya terang terangan saja
Jangan bahasa tubuh yang bicara
Pasti ku akan menghilang dari jiwamu
Kau pun begitu menghilang dari jiwaku

Senin, 22 Mei 2017

Puisi "Relung Hati"

Ku kirim angin yang menyapa
Agar kau tau aku selalu ada
Hapus lah air mata
Tak akan mungkin janji itu aku lupa

Gemuruh dalam relung hati
Hitam nya beri tanda yang suci
Dapatkah jiwa ini menari
Melepaskan masa lalu yang telah di kebiri

Minggu, 21 Mei 2017

Puisi "Jadi nyata"

100 langkah kehidupan ini
Setiap langkah memberi kisah yang beragam
Kisah asam pedas dalam ingatan
Ingin slalu dalam kebersamaan

Sepanjang jalan kupandang
Kucari harum mawar tujuan ku
Menyusuri luka yang ku ingat
Kenangan yang kian meresap jiwa

Tak akan terasa, tiba sudah kita di tujuan
Walau kini hanya bayangan nya saja
Namun mata ku melihat dengan nyata
Indah bintang yg pernah kau lihat