Jumat, 15 April 2016

Puisi "perasaanku"

Kukirim mimpi dari sebotol tuak
Genggam layu daun pohon nya
Terbersit cahaya di balik bodohnya
Mencari suatu yang sia adanya

Brpa akal yang harus di cari??
Sedangkan aku melayang dalam tanah
Seakan celah sempit tajam kan iman
yang mengancam jalan berbatu itu

Puisi "hatiku"

Terhempas matahariku dengan pesonamu bulanku

padahal kau hanya sebongkah batu di angkasa sana yang mencuri indah nya sinar mtahari
Wajah mu yang tampak malam hari begitu indah
Sedangkan matahariku begitu silau sampai mata tertutup memandangnya...

Syair Jiwaku

Mengapa rumput itu terdiam saja
Batu pun tak ingin bercakap dengan nya
Padahal banyak semut lalu lalang depan nya
Menggila nya kau
Membisu nya kau
jawab aku ...!!!
Teriakku di jiwa yg kau bisukan
Berbisiklah skali saja padaku ...!!!!










Syair Kehidupanku

Kutelan ludah hitam kan pandangan
pikiranku menari otak pun gelap
Derai hujan jadi panaskan badan
Dan hilang lah harta terpendam

Bukan ini tujuan hidupku
dengan usang nya jiwa ini
Apa harus aq memohon padaMu
Meminta suatu yang terlarang

Wahai Engkau maha sgalanya
kirimkan lah hembusan angin
dan  kilat sebagai tanda ku
Bahwa masih ada celah bagiku

Puisi "gejolak"

Berdecit kicauan dari batu keras
Menari di telinga
Menelan jiwa

Aku pernah melihat itu..
Langit nya di sini petang
Bumi ku di sana cerah
Dan awan nya berlari bebas semaunya..