RyLavEla

hidup kami berdua bagaikan angka 8 yang tak pernah putus dan nyambung trus walau penuh liku liku...


Jumat, 26 Agustus 2016

Puisi "PUNCAK"


Merangkak mendaki puncak yang terjal berbatu
Tertahan  beban tubuh di sebatang ranting tua
Jatuh ke dasar jurang akibat hangat nya angin sepoi
Di dasar jurang itu pula tubuh ku sampai di puncak impianku..
Diposting oleh Ryanquel.blog di 11.50
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda
Langganan: Posting Komentar (Atom)
animasi blog

Arsip Blog

  • ►  2021 (1)
    • ►  Februari (1)
  • ►  2020 (3)
    • ►  November (1)
    • ►  Oktober (2)
  • ►  2019 (4)
    • ►  Mei (3)
    • ►  Januari (1)
  • ►  2017 (23)
    • ►  Oktober (1)
    • ►  September (1)
    • ►  Juni (2)
    • ►  Mei (14)
    • ►  April (5)
  • ▼  2016 (16)
    • ▼  Agustus (6)
      • Puisi "DIMENSI RUANG dan WAKTU"
      • Puisi "USANG NYA"
      • Puisi "TAK KEMBALI"
      • Puisi "PUNCAK"
      • Puisi "MASALAH WAKTU"
      • Puisi " HANYA ANGIN"
    • ►  Juli (1)
    • ►  Mei (1)
    • ►  April (8)
  • ►  2015 (1)
    • ►  Februari (1)
  • ►  2014 (3)
    • ►  Mei (3)
  • ►  2013 (5)
    • ►  Juli (1)
    • ►  Maret (3)
    • ►  Januari (1)
  • ►  2012 (2)
    • ►  November (1)
    • ►  April (1)
  • ►  2011 (6)
    • ►  November (1)
    • ►  Oktober (3)
    • ►  Agustus (2)

Mengenai Saya

Ryanquel.blog
Lihat profil lengkapku

tak terpisahkan

tak terpisahkan
Tema Tanda Air. Diberdayakan oleh Blogger.