Minggu, 19 Mei 2019

Puisi "Nirwana nanti"

Mengharapkan kisah takdir manusia
Tiba hitam bayangan menghilang saja
Percaya rasa  membunuh kata
Hembusan surga rintihan hadiah terindah

Salahkah goresan kisah dalam memori
Kesan kenangan yang tak kau mengerti
Terima kasih harapan dalam jalan cerita ini
Yang akan ku bacakan dalam nirwana nanti

Puisi "Ada kala"

Ada kala seorang anak kecil merajut langkah
Bukan kehebatan ingin di pandang mata
Juga bukan tentang menang dan kalah
Namun hanya sekedar mampu menegakan kepala

Puisi "Peti usang"

Jika hati berada dalam peti usang
Di bilik gelapnya pula terdapat curang
Menggiring sikap saling sikut juga terjangan
Membentuk jiwa untuk melupakan kenangan

Senin, 21 Januari 2019

CeTi (Cerita Hati) 01

Ini cerita di sela kehidupannya
Menuju mimpi yang di harapkan semua wanita

Mimpi itu bukan hanya sekedar khayalan
Namun harapan yang berisi tujuan
Tujuan yang berisi khayalan

Di dasari dri sikap manusiawi wanita yang menginginkan terbaik dari yang terbaik
Pasti semua mengharapkan nya
Kisah nya bukan hanya mimpi disela kehidupan, keinginan sekejab mata serta kebimbangan yang tak bermaksud

Deras memang hujan di luar
Tapi lukisan ini menenangkan hati dari gemuruh suara langit
Bukan cocok tapi ini pertama kali aku bingung tentang hatiku
Sejak saat itu hati ini merasa cerah
Duduk berduaan diujung patah hati ini

Lihatlah bintang di langit telah redup
Tapi tak apa jika bukan kamu
Mau sampai kapan jika tak bisa
Ini bukan tentang kita tapi hati yang telah berubah

Pola kehidupan jelas terlihat dan lantang suaranya terdengar hingga bilik hati ini
Kita harus pisah
Kamu sekarang tau isi hatiku
Jangan hanya tangis mu yang menjawab isi hati ini
Berlalu pergi dan sikap mu pasti akan sadar jua

Sebenarnya aku juga ingin mengatakan sesuatu padamu impian
Maaf dan terima kasih menemani kehidupan dan pernah singgah hati ini
Saat ini mungkin aku dengan terang berkata :
Aku tak ada di hatimu
Ini tak adil bagiku
saat hatiku penuh dan dihiasi indahnya pekat malam semesta ini
Dan itu kamu
Dan aku bukan yang kau mau memberi keinginan dunia hingga
Memberi dunia dalam genggaman

Aku takut  cinta sesat
Aku takut ini terjadi
Aku takut berpisah bersama langit
Aku takut menyalahkan diri

Andai kau katakan ini hanya kesalahpahaman
Andai kau percaya impian
Andai semua ini tak terjadi
Andai  kau ingin kita bahagia

katakan satu inti padaku
Kata sayang dan peduli tidak kenapa jika tak terbalaskan
Aku mungkin paham rela dan ikhlas
Aku pun tau ini mungkin takdir
Apa yang kini akan ku ucapkan
Aku hanya saling percaya dengan TUHAN
Akan kutanam semua disela kehidupanku

Dan sekarang hujan telah menetes
Bila masih bersama itu tak akan mengalir
Dan pelukan ini terasa hambar
Kau memilih menghianati sumpah mu
Hingga semua tak perlu kau jelaskan lagi
Karena alam telah memberitahukan kepadaku

Tapi keyakinan ini akan impian tidak akan tergores sedikit pun dalam memori
Kesan dan kenangan terlalu dalam hingga tak dapat kau mengerti
Sadarku impian dan harapan ini hanya terwujud jika bersama
Kenyataan yang harus aku terima walaupun telah terucapkan
Kenyataan yang memberi  emosi dan gambaran nirwanaku
Harapan pasti akan jalan cerita ini
Terimah kasih Impian
             Dan
Terima kasih Takdir

By: Quel, S

Minggu, 08 Oktober 2017

Puisi `konyol`

diantara awan itu ada sosok mentari
Namun Hujan turun di cerah nya matahari
Konyol betul sikap alam ini
Menambah gemuruh pilu dalam hati

Membirunya langit mampu samarkan ingatan
Inginku nyata ternyata angan
Harapan pekat dari langit sang lawan
Alkisah dunia ini ternyata hanya kiasan

Minggu, 10 September 2017

Puisi "roda"

Aku bingung sikap mu
Seakan beri sinyal untuk terbang jauh
Detik ini batin ku memelas kasihmu
Selang detik berganti roda pun berputar
Nanti kau juga akan sendirinya sadar
Dari Sikap dan tingkah dalam ingatan mu
Dan jangan sesali suasana yang kau sendiri ciptakan akan masa depan mu
Karna hati pun bisa berubah bentuk
Tergantung cetakan kehidupan

Sungguh Tuhan akan beri jalan yang terbaik bagi ku tapi tidak bagimu
Karna yang terjadi nanti nya
Itu karna keinginanmu yang tidak singkron dengan hati kecilmu

Dan aku tidak akan menghapus air matamu kelak
Tapi akan aku tampung di kantong busuk sebagai ucapan terima kasih ku padamu
Atas keberhasilanmu yang mampu menciptakan Hati ini Bisa menjadi tegar dan tak memelas perih kasih mu

Lalu aku bisikan tiba karma akibat perbuatanmu

Rabu, 07 Juni 2017

Puisi "TUHAN pun merayakan"

Dosa dan dendam
Perbuatan diri sendiri
Di dunia yang kejam
Aku merasa sepi

Terbalaskah sifat dia
Kubur sedalam ku tau
Terkekang dalam dunia
Doa dan dosa pun bersatu

Walau kita tak tau pasti
hanya lidah yang berkata
Esok ludah yang menyambut
TUHAN pun Merayakan nikmat dan indah nya hidup ini

Sabtu, 03 Juni 2017

CeTi (Cerita Hati) 02

Rasa kecewa saat kau tau suatu yang pahit
Saat dimana kau anggap Tuhan pun berbohong
Yang slalu kau balut dalam doa jiwa yang suci
Sumpah ku rasa mati

Tunggal terpisahkan takdir dunia
Kecewa yang mengharapkan jawaban
Kini jauh ,dulu dekat sama saja
Hitam nya hanya dapat ku bayang
Bukan semesta yang mengharapkan nya
Tapi pelangi yang  selalu ingin menghilang dari alam

ku percaya terbunuh dan mati
Harapan telah terbuang seketika
Seperti aku tidak akan kau temukan
Yang telah pergi tak akan datang lagi
Jauh atau pun dekat memohon dalam getirnya luka ini

Salah kah hembusan Tuhan
Rintihan yang tak terima batin
Ini kah yang kau inginkan
Anggap ini hadiah terindah buatku
Ucapan yang indah dari iblis berganti peran

Kamis, 25 Mei 2017

Puisi"menghilang"

Selama kau yang menginginkan
Tanpa bicara aku pun kecwa
Percaya atau tidak kau yang kejam
Menghilang dalam sepinya alunan angin

Mungkin kau yang yang pahami
Namun jika waktu nya tiba
Jangan tiba aku yang yang menyamar
Dalam sikap yang kau telah kau perlihat

Puisi "pergi"

Jika memang bunga itu sudah layu
Benamkan saja jauh dalam tanah
Bila kau tak mengerti juga
Pergi tenggelam dalam palungan mariana
Di dasar sana kau pasti bertemu dengan sosok yang tak kau duga
Aneh tapi itu mungkin mau mu
Bawa tengelam bersama kenangan
Menghilang sudah lah ke alam yang itu